Rabu, 05 September 2012

Memories


Hari ini Hari senin. Upacara bendera, bahasa Inggris, fisika, bahasa Indonesia, biologi dan tak ketinggalan kimia dan fisika melengkapi full day hari ini.

Seperti biasanya aku mulai bergegas mengejar waktu yang terus beranjak. Aku tak mau hari ini telat dan akhirnya dipulangkan bahkan sebelum melewati gerbang sekolah. Setelah selesai membasuh seluruh tubuhku kesegaran pagi mulai merambat keseluruh tubuhku. Hari ini terasa begitu cerah dan ceria walaupun aku sangat membenci hari senin. Aku tak tau kenapa aku sangat membencinya. Tapi selalu saja ada masalah yang timbul dihari pertama dalam minggu itu. Kupakai seragam kebanggaan SMA kami. Dengan jas dan celana berwarna biru tua tak ketinggalan dasi berwarna merah padam membuatku siap menimba ilmu hari ini. Seperti biasanya, kulahap sarapan yang tertata rapi dimeja walaupun dengan lauk seadanya. Kucium tangan kedua orang tuaku yang senantiasa mendoakanku agar menjadi anak kebanggaan keluarga nantinya. Kuhidupkan motor dan memutar panel gas dengan perlahan. Hari ini memang sangat cerah. Matahari bersinar dengan begitu indahnya. Rangkaian suara burung terus sahut-menyahut sepanjang jalan. Maklum, rumahku memang lumayan jauh dari hingar-bingar kota. Jadi masih bisa dengan mudah mendengarkan kicau burung yang merdu. Sekitar 20 menit aku sampai di depan gerbang sekolah. Di depan gerbang sekolah aku disambut bapak dan ibu guru yang disebut tim TATIB atau Tim Tata Tertib Sekolah. Mereka bertugas membuat, mengawasi dan melaksanakan peraturan yang berkaitan dengan kedisiplinan para siswa. Mereka juga bertugas menghukum setiap siswa yang melakukan kesalahan. Ku parkir sepeda motorku ditempat biasanya. Untung aku datang belum terlalu siang, jadi belum penuh parkiran itu.

Kuberanjak menuju kelasku yang terletak paling belakang dari sekolahku ini. Telah banyak siswa yang datang mendahului aku rupanya. Keriuhan kelas mulai terdengar ketika aku menapakkan kaki di pintu masuk kelas. Kuletakkan tasku dideret kedua dan baris terakhir jika diurut dari pintu masuk itu. Kulihat anak laki-laki bermain kartu remi dibelakang kelas. Rame dan sangat seru walaupun harus diam-diam takut kalau tiba-tiba ada guru yang lewat. Selang beberapa menit banyak pula anak perempuan yang ikut ambil alih dalam permainan itu. Bell berbunyi. Semuanya bergegas menuju lapangan utama untuk melaksanakan upacara sebelum ada seorang tim TATIB yang menggiring.

Seperti senin-senin sebelumnya, teman-teman selalu menggerutu dan bicara sendiri waktu upacara berlangsung tak terkecuali aku pada hal banyak guru-guru yang mengawasi dibelakang. Sekitar 45 menit akhirnya upacara yang menguras jiwa, raga dan harta itu usai. Semua siswa kembali kekelas masing-masing untuk mendapat pelajaran. Bahasa inggris adalah mata pelajaran pertamaku hari ini. Aku terdiam dalam ruang kelas yang riuh rendah menunggu wali kelas yang akan mengajar. Aku belum mengerjakan PR rupanya. Walau ini bukan kali pertama, aku merasa bingung. Kutanya teman-temanku yang duduk tak jauh dariku. Aku merasa lega. Rupanya mereka juga sama dengan ku yang terlupa atau sengaja melupa tidak mengerjakan PR. 15 menit berlalu tapi tak ada tanda-tanda wali kelasku itu akan datang. “Biarlah”, kataku dalam hati. Aku asyik bermain remi yang tadi terputus oleh bell masuk. Anak-anak perempun lainpun turut asyik dengan bahan rumpian mereka masing-masing. Yang paling bersemangat adalah ketika mereka membicarakan bintang film korea yang sedang in dalam televisi-televisi nasional. Lee.. aaahh sipa itu gak jelas. Tapi mereka selalu tersenyum dan merasa ke-GRan sendiri ketika membicarakan hal itu. Bell berbunyi lagi, pertanda kelas bahasa inggris tersisa 1 jam pelajaran. Akhirnya beliau datang juga. Punggungku ditepuk dengan amat keras untuk mengingatkanku kalau beliau akan masuk kelas.

Seketika aku tersadar. Aku terbangun dari tidurku. Kulihat handphone yang ada di sampingku. 19 Juli 2010, 08.17 am. Terlihat lencana SMA terpajang di dinding kamarku pertanda aku telah lulus beberapa bulan yang lalu. Dalam keadaan berbaring ditempat tidur, aku masih tak tahu apa yang akan ku lakukan hari ini.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes